Rindu untukmu, Ibu!

Indah sekali saat kuingat lagi kenangan itu
Bercanda tertawa berdua
Berpelukan…
Ya, ku masih dapat merasakan peluk dan cium hangatnya
Meski kini dia t’lah tiada

Tiap malam tiba
Ku hanya bisa meratap
Menangisi kepergiannya yang begitu cepat
Berbaring di tempat tidurku…

Saat air mata mengalir di pipiku
Tak ‘kan berhenti
Semakin ku mencoba menghindar bayangnya semakin tak terlupa

Indah sekali saat kuingat lagi kenangan itu
Berharap akan tiba kesempatan kedua
Ku bisa berbagi tawa lagi dengannya
Memperbaiki kisah dalam hidupnya
Kisah tentang diriku

Andai ada satu hari saja ku bisa memeluknya lagi…
Aku merindukanmu… Ibu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s